25 Agustus 2021

Smart city Sebagai Wujud Penerapan E-Government

Demi mencapai hidup yang lebih baik, manusia berlomba-lomba menciptakan teknologi.  Dengan  adanya  teknologi  seperti  internet  di  kehidupan  masyarakat  umum lebih memudahkan dalam pemenuhan terhadap informasi yang tentunya sangat cepat dan akurat. Perubahan zaman yang lebih modern membuat pemerintah harus memenuhi tuntutan menyediakan sarana penunjang kegiatan masyarakat dengan ditunjang oleh berbagai teknologi moderen diharapankan pekerjaan menjadi lebih mudah. Pemerintahan  juga  diharapkan  memenuhi  atau  menanggapi  tuntutan atau desakan perubahan dengan cara efisien demi mewujudkan pembangunan pemerintahan berkelanjutan di masa depan. Hal ini disertai dengan peranan teknologi yang terus mengalami perkembangan yang telah memberikan perubahan secara signifikan.Seiring dengan perkembangan jaman, pemerintah kini memanfaatkan perkembangan  teknologi  informasi  dalam  pemberian  layanan  kepada  masyakat  atau khalayak  umum  agar  lebih  optimal.  Dengan  menggunakan  sistem  informasi  dan teknologi tersebut tak hanya perusahaan tetapi birokrasipun mengalami perkembangan. Hal inilah yang menjadi pemicu munculnya pemikiran mengenai tata kelola masyarakat terutama masyarakat yang berada dikota yang cenderung lebih siap daripada masyarakat yang ada di desa. Maka munculah ide mengenai smart city. Inisiatif tersebut untuk memperbaiki infrastruktur dan pelayanan perkotaan, bertujuan mencapai lingkungan dan kondisi sosial dan ekonomi yang  lebih  baik,  meningkatkan  daya  tarik  dan  daya  saing  kota. Adapun  masalah  yang  kerap  kali  menimpa  kota  yaitu  dimulai  dari langkanya  sumber  daya,  sulitnya  menguaraikan  sampah,  polusi  udara  dimana-mana, berbagai masalah kesehatan, lalu lintas yang mengalami macet, jalanan yang kurang  layak  digunakan,  serta  berbagai  infrastruktur  yang  mengalami  kerusakan, serta masalah sosial, dan juga ekonomi. Pada dasarnya warga kota menginkan kebutuhannya terpenuhi seperti kebutuhan  akan  pendidikan,  kesehatan,  keamana,  kebahagiaan  hingga  tersedianya transportasi umum yang memudahkan semuanya merupakan tugas yang harus dipenuhi  oleh  pengelola  kota. Dari permasalahan tersebut membangun  smart city adalah jalan yang diambil dalam penyelesaian masalah yang ada di kota,lebih lanjut memastikan keadaan yang lebih  layak  ditempati  jika  dilihat  dari  semakin  besarnya  pertambahan  penduduk  di kota yang ada diseluruh  dunia. Untuk mewujudkan kota yang pintar  atau    smart city diperlukan pemahaman yang tinggi mengenai konsep-konsep apa sja yang diperlukan dalam membangun smart city. Pengelola smart city disebut dengan E-government. E-government  dapat  diartikan  sebagai  teknologi  yang dimanfaatkan pemerintah dalam tata kelola pemerintahan. Kemunculan e-government menghasilkan beraneka ragam pembaharuan atau perubahan pada pemerintahan yang berbasiskan  teknologi.  Seperti  adanya  layanan  berbasis  online,  tidak  hanya  itu  ada pula sistem perijinan, pengadaan, dan bahkan sistem pengaduan yang berbasis online, dan sistem-sistem lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar